Pemanasan Global Percepat Kepunahan Katak
PERUBAHAN suhu yang cepat akibat pemanasan global terbukti meningkatkan jamur yang
menyerang katak.
Para ilmuwan menemukan akibat suhu tak terduga, katak lebih mudah terkena Kitridiomikosis, penyakit yang membunuh amfibi di seluruh dunia. Sistem kekebalan hewan tampaknya kehilangan potensinya ketika perubahan suhu terjadi dengan cepat.Seperti dikutip dari jurnal Nature, kitridiomikosis ini disebabkan oleh jamur Batrachochytrium dendrobatidis parasit (Bd), yang baru diidentifikasi pada 1998.
Penyakit ini ditenggarai mempengaruhi kodok dan amfibi kerabat mereka, seperti salamander dan telah menyebabkan sejumlah kepunahan spesies.
"Saya tidak yakin bahwa efek yang kami temukan dapat dianggap bertanggung jawab atas penurunan atau kepunahan, sebab penyebaran Bd yang justru dapat dianggap bertanggung jawab," kata Thomas Raffel, ketua ilmuwan pada penelitian baru tersebut.
"Bagaimanapun, perubahan iklim telah mempercepat kepunahan spesies, terutama setelah parasit datang," kata peneliti Oakland University tersebut.
Para ilmuwan menemukan akibat suhu tak terduga, katak lebih mudah terkena Kitridiomikosis, penyakit yang membunuh amfibi di seluruh dunia. Sistem kekebalan hewan tampaknya kehilangan potensinya ketika perubahan suhu terjadi dengan cepat.Seperti dikutip dari jurnal Nature, kitridiomikosis ini disebabkan oleh jamur Batrachochytrium dendrobatidis parasit (Bd), yang baru diidentifikasi pada 1998.
Penyakit ini ditenggarai mempengaruhi kodok dan amfibi kerabat mereka, seperti salamander dan telah menyebabkan sejumlah kepunahan spesies.
"Saya tidak yakin bahwa efek yang kami temukan dapat dianggap bertanggung jawab atas penurunan atau kepunahan, sebab penyebaran Bd yang justru dapat dianggap bertanggung jawab," kata Thomas Raffel, ketua ilmuwan pada penelitian baru tersebut.
"Bagaimanapun, perubahan iklim telah mempercepat kepunahan spesies, terutama setelah parasit datang," kata peneliti Oakland University tersebut.
